Jivanmukta

Dalam meditasi yang dalam, Buddha mengungkapkan penyebab penderitaan manusia adalah ‘ketidaksadaran’. Ketidaksadaran ini diakibatkan oleh kehidupan manusia yang terlalu berpusat kepada lima inderanya, kesenangan duniawi, sehingga ia tidak pernah tahu apalagi mengerti tentang kemurnian jiwa, kekosongan yang meliputi segalanya.

Kebanyakan orang hanya berada pada tahap ini, tanpa pernah ‘tahu’, apalagi memanifestasikan ‘kekuatan ilahi’ di atas bumi. Padahal kita telah diberikan pilihan dan kebebasan, untuk tumbuh sejauh mungkin hingga menjadi pribadi-Nya, yang mampu mewujudkan segala kreasi dan keindahannya!

Dimensi atas, Surga di atas Bumi. Kerajaan Allah!

Berputar dan mengulang-ngulang kehidupan di alam bawah: dasar, sacral, dan solar chakra yang berhubungan dengan kebutuhan pertahanan hidup (makan, seks, tempat tinggal), kekuatan, jabatan, serta ketenaran. Tidak pernah mengenal cinta kasih murni, pelayanan, kebenaran, dan pengetahuan kosmik. Tidak memiliki keberanian, tidak memiliki kualitas Shiva yang menghancurkan kegelapan dan terjun ke dalam lautan kesadaran!

Masih di atas bumi, meminum racun dunia, namun tetap dalam kewaspadaan. Sadar dan tahu betul siapa sejati dirinya. Tanpa kekurangan sedikitpun kesenangan. Itulah hadiah bagi mereka yang telah mengikuti jalan-Nya: Jivanmukta, jiwa yang terbebaskan.

Universal Love

“If I consider myself as something different from you, then I actually ceate myself as a prisoner. I simply consider I am one of the seven billion human beings. We are mentally, emotionally, intelectually are the same.” ~ Dalai Lama

Ajaran tentang cinta yang universal adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan dunia pada saat ini. Jika kita mengingat darimana kita berasal, dan kemana tujuan kita, maka segenap tatanan kehidupan akan berubah.

Pengertian tentang asal adalah kecerdasan yang melampaui dunia fisik. Kecerdasan ini adalah berkah untuk melihat dengan mata spiritual, dan melahirkan kesadaran untuk menciptakan takdir kehidupan. Hal ini membantu dunia untuk mulai menciptakan tatanan yang bukan berasal dari kekuatan, melainkan cinta dan kebahagiaan.