Seriousness Is A Disease

Ada momen dimana saya menyadari bahwa diri ini sepenuhnya cahaya, melalui kehadiran yang tulus dan total, serta intensi yang murni.

Namun juga ada saatnya saya menjadi marah- dan itu bukan didasari oleh cinta. Rasanya seperti menuruni beberapa anak tangga, hingga saya tidak mampu melihat secara keseluruhan apa yang benar-benar terjadi. Saya pikir itu diakibatkan oleh ketidakadilan, padahal tidak, saya hanya tidak mengerti alasan mengapa kekacauan itu terjadi.

Karena jika saya mengerti, tentu saya tidak akan jadi marah. Melainkan menanggapinya dengan bercanda, sembari mulai mengerjakan hal-hal yang secara kasat mata terlihat sepele, namun justru sangat esensial dalam memperbaiki keseluruhan tatanan.

Dan saya telah mengalaminya berkali-kali, saya sudah berpengalaman dalam menghancurkan diri saya sendiri. Tidak hanya sekedar menuruni anak tangga, tetapi bahkan menggelincirkan diri!

Kini saya tidak lagi mau menuruni banyak anak tangga. Dan jikapun melakukannya, saya tahu betul bagaimana cara untuk naik- dengan mahir, bahkan dalam berbagai teknik.

Saya telah belajar bahwa ada perbedaan antara keseriusan dengan menjadi atentif (penuh perhatian). Menjadi serius dalam kehidupan yang penuh sandiwara ini adalah drama yang dibuat-buat sendiri! Itulah awal dari kegagalan meditasi!

Dan, ada hadiah bagi siapapun yang tidak pernah berhenti mencoba dalam perjalanan menaiki anak tangga ini. Kesadaran bahwa pertanda, bantuan, dan peringatan akan selalu datang. Such a blessing!

Sebuah kontak yang tak terputus antara satu benih/jiwa dengan yang lain. Membuktikan bahwa kita sungguh-sungguh hidup. Kita mengalami perubahan dan dinamika sebagaiman kehidupan, dan tidak keberatan untuk mengalir bersamanya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s