Cinta Di Segala Musim (Tuhan Lintas Agama)

Aku sangat menyukai tradisi. Bagiku tradisi adalah bahasa, sebuah penyampaian dan ekspresi jiwa.

Tidak hanya tentang apa yang diwariskan oleh masa lalu, tetapi spirit yang masih sama, dan berjuang untuk saat ini. Bahkan melalui tradisi itu, tidaklah sulit untuk melihat masa depan. Semua terikat bagaikan segumpalan benang, kita selalu mengetahui ujungnya.

Ijinkanlah aku memasuki ruang-ruang tradisi, yang beragam, tetapi satu esensinya. Satu untuk semua, semua adalah satu.

Hidup adalah perayaan, perayaan adalah hidup itu sendiri. Jika kamu belum memahami ini, maka selamilah dirimu sendiri. Tiada tempat yang lebih mencerahkan daripada di dalam sana.

Aku sangat menyukai tradisi. Mungkin itu adalah ekspresi bahwa aku mencintaimu, sebagaimana Tuhan mencintamu apa adanya. Kini, kusambut setiap musim dengan sukacita, karena Tuhan meliputi segalanya.

(Bulan sabit di cakrawala, 19 November 2020)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s