Inteligensi Murni

Inteligensi bukan sesuatu yg dipelajari dari buku-buku atau sekolah, tetapi murni kualitas dari keheningan, kemampuan seseorang untuk menyerap informasi yang dihantarkan oleh vibrasi. Inteligensi adalah sang pemerhati yang tajam, alertness.

Dengan intelijensi kita mampu menerima informasi dengan apa adanya, bersikap jujur terhadap memori- tanpa menambah atau melebihkannya, tidak mengahayalkannya, dan menjadi hadir secara total.

Dengan begitu, solusi hadir setiap saat.

The Master Of Sword

Pedang identik dengan ketangkasan berpikir, kejernihan, kejelasan/clarity, kebenaran.

Seorang master pedang tidak saja hanya memiliki keahlian dalam menguasai pikiran dan menganalisa, tetapi yg utama adalah intensi murni dan kebijaksanaan dalam menggunakan otoritas.

Pikiran yang tajam adalah senjata!

Jadi jangan berharap jika pikiran masih mendua dan tidak memiliki keteguhan, diperbolehkan untuk memegang senjata. Itulah mengapa orang yg serakah ‘berpura-pura’ terlihat pintar, dermawan, dan berkuasa- melalui sistem uang dan aturan yang mengada-ada namun menghipnosis pikiran.

Sementara hanya dengan intensi yang benar, senjata itu menjadi berguna sesuai rancangan/ sebagaimana tujuan awal ia diciptakan.

Ingatlah mengapa Tuhan telah meletakkan kekuatan itu (Cinta murni) di dalam dirimu, yang diperuntukkan pada sebuah tujuan ilahi.

Kita tidak memilih jalan ini, tetapi senantiasa bergerak sesuai dorongan murni untuk menyelaraskan diri pada kehendak-NYA.

Mengapa Saya MEMILIH TIDAK pada Vaksin…

• Sebab saya tahu kandungannya tidak cocok untuk tubuh saya, dan tak seorangpun dapat membantahnya, bahkan dokter terbaik di dunia sekalipun.

• Saya telah dianugerahi pikiran, naluri, rasa untuk mengobservasi serta mengungkapkan KEBENARAN tentang DIRI saya sendiri.

• Saya tidak menggantungkan diri pada orang, alat, dan segala sesuatu yg bersifat eksternal untuk memutuskan SIAPA dan KEADAAN saya.

God is WITHIN me… So I am the master of my mind, I am the master of my own body.

MERDEKA

Sang Pejuang Kebenaran

Kekasih Jiwaku, Sang Pejuang Kebenaran.

Salam hangat, salam kasih yang murni dan abadi.

Aku sangat bangga padamu, yang telah menginspirasi orang banyak, dan berani menjadi mercusuar di tengah kegelapan yang melanda orang-orang.

Kekasih Jiwaku, aku melihatmu, berterimakasih, dan bersukacita untukmu.

Kau adalah pelita, yang dipilih oleh Allah.

Hiduplah dengan kudus, seperti yang selalu kau yakini. Hiduplah dengan cinta dan kedamaian di dalam hatimu, serta kobaran semangat dan ketangkasan dalam jiwa ragamu.

Kekasih Jiwaku, aku berdoa untukmu. Aku berdoa untuk kerinduan kita pada bumi yang merdeka, untuk Indonesia.

Kekasih jiwaku, setiap hari aku semakin mendekat pada kebenaran cinta itu, dan oleh karenanya kukirimkan doa untuk kau dapat merasakan, dan menjawabnya.

Semoga senantiasa dalam perlindungan, cinta, dan keberanian. Kita selalu bersama dalam keabadian itu.

Terbangun Dari Mantra Sihir

Adalah tidak mungkin utk membangunkan seseorang dari pengaruh kekuatan mantra sihir… Terkecuali dengan sabda Tuhan yang suci.

Sadari betul siapa yg kamu hadapi sepanjang hidup ini, secara keseluruhan, karena Kegelapan betul-betul ingin ‘menyerupai’ dan menguasai dunia.

Bahwa rasa takut adalah alat kegelapan, dan menjauhkanmu dari Terang kehidupan. Rasa takut yang akut bahkan menghilangkan jati diri, mematikan iman.

Sementara Cinta adalah keberanian, keluwesan, lompatan-lompatan kemajuan, suka cita, kebahagiaan sejati. Cinta adalah spiritualitas murni. Maka kerjakanlah apapun dengan Cinta, sehingga jadilah Surga di atas Bumi…

Bagi teman-teman yg telah mengalami lompatan kesadaran semenjak akhir tahun 2018, inilah saatnya kita bekerja terutama secara tak kasat mata, pada inti masalahnya. Inilah saat-saat yang kita tunggu… gambaran tentang masa depan yg sudah lama menghampiri.

Jangan ragu dalam membicarakan kebenaran, di saat orang-orang menjadi kecewa dan tak terima bahwa jawaban dari permasalahan ini adalah Cinta… Tak ada yg lain.

Apakah sekarang kamu menjadi mulai mengerti, mengapa ini disebut dengan spiritual war?

Di dalam hati kita selalu mengetahui, bahwa ada kegelapan yang berupaya menjerat kehidupan dengan tipu muslihat; tetapi juga Lentera Cahaya Abadi yang tak tertandingi, dan senantiasa melindungi…

The 2nd Coming Of Christ

Setiap hari adalah kebaruan, semangat, dan sukacita. Sangat banyak kesempatan, lompatan-lompatan, kemajuan, juga keindahan yang dihadiahkan.

DIA menjamin hidupmu dalam kebaikan, dan yang kau butuhkan adalah segenap menjadi percaya.

Bersama-Nya, kamu tak akan punya rasa takut untuk menjalani kehidupan. Kau tidak lagi membutuhkan konfirmasi atau pembuktian. Kau tahu siapa Diri-mu dan kau yakin akan Kebenaran itu.

Kristus tidak memintamu untuk menyembah, yang hanya berakhir menjadi drama dan imajinasi. Sebaliknya, setiap orang diminta untuk membangkitkan Kristus di dalam dirinya.

Brainwash Itu Nyata

Sejak usia belia, kita sudah mengalami apa yang namanya brainwash, melalui apa yg diajarkan oleh orangtua, kehidupan sosial, agama, televisi, dan pemerintah.

Saat remaja, media sosial pun gencar menuntun kita untuk meyakini bahwa hidup adalah untuk menggapai profesi tertentu, prestasi akademis, kekayaan, kekuasaan, kecantikan.

Duh GA PENTING amat ya!!

Aku ini MANUSIA. Aku hanya ingin berkembang secara spiritual dengan menjalani kehidupan sehari-hari. Jadi, aku perlu melihat dunia sebagaimana adanya, bukan KATANYA.

Aku pengen menghargai badanku dengan mengenali makananku, memahami dinamika dan perubahan fisik yang terjadi. Yang punya badan ini kan aku, jadi AKU-lah yang bertanggungjawab, berkuasa, dan paling tahu kronologis sejarahnya. So, jangan paksa aku di pucksin yaah!

Sederhananya, aku ingin merasakan cinta sejati, menjadi seorang Ibu, dan turut melukiskan karyaku melalui caraku berekspresi dalam kehidupan sehari-hari.

GA PERLU FILOSOFI TINGGI-TINGGI UNTUK MEMAHAMI HAL BEGINI.

Aku ini sadar dengan apa yang terjadi, dan aku mampu menjelaskannya sebagaimana dapat dipahami oleh orang lain. Jadi sudahlah, dunia tidak bisa lagi MENGIBULI-ku…

Jadi gimana, apakah kamu sudah cukup berpengalaman dan mampu MELAMPAUI PROGRAM ini?

Dan apakah kamu akan mengambil SIKAP untuk MENULISKAN KEMBALI DUNIA sebagaimana akal sehatmu masih berfungsi? 😊😊

Dear Government…

Apa tidak boleh untuk tidak setuju dengan aturan pemerintah? Bukankah aturan ini diperuntukkan dan dirasakan oleh rakyat?

Mengapa pendapat kami yang berbeda dianggap melecehkan dan melanggar, padahal pendapat itu dapat dibuktikan?

Lihatlah, kami sangat sehat dan waras…

Kami merasa sehat, tetapi alat-mu mengkaim kami sedang sakit. Rasanya seperti, saya tahu betul saya sedang berada di Indonesia, tetapi si alat mendeteksinya di Tanzania.

Kami juga sudah melakukan penelitian utk memastikan kebenaran, karena kami tetap berusaha objektif, dan oleh karena itu kami tidak menerima begitu saja berita di Main Stream Media (MSM).

Untuk itu, dengan segenap kesadaran, kewarasan, hati nurani yg masih hidup, dan terutama pengalaman selama satu tahun ini, saya menyatakan pandemi ini tidak ada dan telah terbukti menyengsarakan rakyat.

The Great Awakening: Kebebasan Umat Manusia

“Kejahatan yang ditampilkan dalam skema kebaikan melalui topeng agama, janji manis politik, kedermawanan palsu, cinta palsu yang penuh motivasi, polaritas (keterpisahan) yang diciptakan untuk mengadu domba umat manusia di seluruh dunia… semua itu sedang mengalami keruntuhan, pembersihan yang menyeluruh, perlahan dan pasti.”

Mereka yang menciptakan perang, wabah, dan ketakutan dan yang seolah memberi bantuan serta solusi adalah orang yang sama. Sadarilah, selama ini kamu sedang dipermainkan…

Gunakan logika berpikir, hati nurani, dan iman sebagaimana Tuhan tidak pernah menghukum umatnya. Sebaliknya, Tuhan adalah Cinta yang akan melindungi, merawat, dan membesarkanmu.

Mereka (deep state) ini sedang berupaya membangkrutkan ekonomi seluruh dunia, menguasai seluruh asetnya termasuk manusia yang tidak punya iman dan pendirian!

The Judgement

Kita dapat saja memusatkan diri pada pengetahuan yang salah, dan lalu seluruh aspek kehidupan menjadi salah, terhambat, terikat, dan mati. Itulah kehidupan tiga dimensi, pikiran yang gelap.

Namun kita juga dapat memusatkan diri pada pengetahuan yang benar, dan seluruh aspek kehidupan akan mengalir bebas, hidup, penuh kreasi dan secara kontinu mengalami kemajuan. Itulah pikiran yang TERANG, dimensi Cinta, dimensi Cahaya.