Super Consciousness

Sebagaimana kehidupan di alam semesta ini saling terkoneksi, maka kita pun tak luput dari pengaruhnya. Namun apa yang dimaksud pencerahan bukanlah sekedar untuk menyadari ‘kesatuan’ ini.

Tetapi untuk bekerjasama dengan setiap elemennya, dan menjadi ‘Sang Peracik’ yang mampu menciptakan kembali sebuah ritme kehidupan yang unik. Tentu saja penciptaan itu berasal dari keheningan, dan hasilnya dapat dilihat melalui kualitas kesadarannya.

Itulah kekuatan kehendak bebas, dan anugerah ketidakterbatasan bagi ia yang kesadarannya selalu menyala.

Seorang yogi, yang larut di dalam meditasinya, menyadari ragam kejadian semesta ini, dan bertindak sesuai dengan percikan kesadarannya.

New moon, January 2021

Lagu Keheningan

Puja dan puji kepada Tuhan Semesta Alam

Saat garis langit terbit, menandakan pergantian hari
Sehari yang terlewati, memandikan jiwa dengan air kesucian

Saat aku diminta untuk diam, maka aku akan setia
Sebab Kau yang paling tahu, apa arti sukacita

Dan yang utama, karena kau sedang membisikkan lagu cinta
Supaya aku bisa mendengar, dan bernyanyi dalam keheningan.

Sang Pemandu Yang Handal

Sama seperti Terang, kegelapan adalah sesuatu yang nyata.

Ini adalah penegasan untuk lebih mengandalkan hati, sebab logika adalah senjata yang sangat mudah dikuasai oleh kegelapan.

Kegelapan pikiran bertugas untuk menjauhkan kita dari misi jiwa, cinta sejati, keberhasilan duniawi/manifestasi, pengetahuan tentang Tuhan, kebenaran, bahkan kasih sayang untuk diri sendiri.

Sadari dan berdamailah dengan kegelapan. Sebab adalah mekanisme Semesta, bahwa ketika kita semakin mendekat pada penyatuan ilahi, kegelapan semakin berupaya untuk menghalanginya.

Jadilah rendah hati, dan persilakan Sang Gelap untuk melintasi dan mengerjakan tugasnya. Untuk menguji ketulusan hati kita, dan kepantasan dalam menerima kelimpahan semesta.

Perlakukan ia dengan hormat; tugasnya sama mulia dengan tugas kita.

Lihatlah kerusakan dan ketidaksempurnaan kehidupan sebagai pengalaman. Pahami bahwa perjalanan ini berawal dari ketidaktahuan, dan akan berubah menjadi ladang pengetahuan yang terjelaskan dengan sendirinya.

Terutama, karena semua terjadi atas izin Yang Maha Kuasa.

Mari kita saling bahu-membahu menciptakan takdir indah planet ini. Karena aku tidak selalu benar, juga tidak dengan dirimu. Sederhanakan saja pikiran ini, dan jadikan welas asih sebagai benteng pelindung kita.

Mahakali ~ Radical Rebirth

Aku tidak pernah takut menghadapi kebenaran. Seumur hidup aku mencarinya. Rasa sakit, kecewa, atau kebingungan hanya datang sebentar, memberitahu apa yang sesungguhnya terjadi.

Lalu terjadi pelepasan, perpisahan untuk sesuatu yang tidak lagi menjadi bagian dari diri. Dan seterusnya aku adalah jiwa yang bebas. Didewasakan oleh pengalaman, dan sudah memahami pelajaran.

Kebenaran, bagaikan ketenangan yang muncul setelah badai.

Desember 2020

Bahasa Semesta

Cuaca pagi ini amatlah indah. Udara dan guratan awan mengungkapkannya. Aku merasa aman, terlindungi, dan dicintai. Semua ini melampaui kata-kata, melampaui indera-indera. Namun tetap penting bagiku untuk menuliskannya, untuk mengkonfirmasi akhir dari sesuatu yang baik, dan untuk menyambut banyak hal yang lebih indah.

Ada pergerakan dan perubahan besar yang sedang terjadi, dan semua itu haruslah disadari dan disambut. Agar vibrasi kita senantiasa selaras dengan Semesta Maha Agung.

Oleh karena perjalanan ini tidaklah berujung, maka bawalah sukacita yang tidak terbatasi oleh ruang dan waktu itu, hadir di saat ini juga. Tak ada lagi alasan atau makna yang tersembunyi, kita telah mengungkapkan kebenaran melalui kesadaran kita sendiri.

Seolah tak terbendung, tergurat senyuman di wajahku yang bersumber dari hatiku. Sebuah perayaan yang syahdu, sunyi, dan megah, telah dipersiapkan di sebuah altar suci. Nyata dan ada di dalam hati kita.

Aku tak dapat berhenti bersyukur, untuk merasakan dan melihat keilahian pada apa saja yang hadir dalam hidupku.

Maka lakukanlah segala sesuatu untuk-Nya, dan jadikanlah Ia sebagai yang utama.

Star

Dapatkah aku selalu dekat denganmu? Sehingga tatkala kau sedih, aku dapat menghiburmu.

Oh, apakah aku termasuk dalam bagian itu, sehingga kau selalu menutup diri dan tak ingin dunia tahu perasaanmu?

Jika begitu, mulai sekarang, lihatlah kembali perasaanmu dengan mata cinta, sehingga kau akan selalu melihat keindahan dari apa yang telah terjadi.

Bahwa di dunia yang terselubung ini, tak ada yang nyata selain cinta.

Itu membenarkan bahwa aku sangat mencintaimu. Dan aku tidak pernah menyesalinya, sebab aku telah bangkit dengannya.

Aku berterimakasih atas perasaan yang indah itu, dan berharap kau dapat melakukan hal yang sama…

Seringkali aku bertanya, seperti apakah dirimu sesungguhnya. Apa hal-hal yang kau suka, dan apa yang membuatmu bahagia.

Aku ingin memastikan kau meraih segalanya. Aku ingin melindungi dan mendukung mimpi-mimpimu, meski saat ini aku berada sangat jauh.

Maka aku memohon agar para malaikat senantiasa menjaga dan memandumu. Memastikan agar tidurmu lelap, dan supaya kau selalu berada pada jalur menuju siapa dirimu seharusnya.

Bintang.

Kau adalah seorang Bintang.

The Great Solar Flash 12.12.20

Human being essence was created in perfection and that is why all creatures were asked to praise that most perfect creation.

But along the way most human beings forgot their Divine Blue Print, and fell into worldly illusions.

Seek Light, and Be Light.
Love now, and have no fear.

The shadow self (the dark place within your subconscious mind contains every taboo thought, feeling, desire or personality trait that you have rejected, burried, or suppressed) is full of fear, lie, betray, separation, envy, hurt, possess, manipulation, intimidation.

Learn to accept the darkest and scariest part of yourself, and suddenly they lose a lot power…

In the New Dimension (Solar Flash/Great Awakening), only Love, Peace, and Abundant feeling exist. This is the last call for humanity to ascend their consciousness and go back to divinity.

Claim your True Power … 💜

*dikutip dan dikompilasikan dari berbagai sumber

Hujan

Di tempat tertentu, dimana tanah dan orang-orangnya berparas teduh, seolah memanggil hujan karena terbiasa.

Jika tak datang, rindu rasanya. Ingin berteduh sembari menikmati teh jahe yang dipanaskan dari tungku.

Api yang wangi, merekah juga senyuman dengan gerakan yang syahdu. Kau mau tahu, dimana lagi tempat yang teduh?

Hangatnya manusia, tidak harus dengan api untuk menyala. Tidak juga berdentum kata-katanya. Biar saja arus sungai yang melakukannya, terdengar lebih merdu.

Hangatnya manusia, bagai angin sepoi yang tidak kurasakan, karena hujan ini hadiah dari langit, untuk pemandangan yang bersama diciptakan dengan tanah. Udara sejuk pun tidak setara dengan getarannya.

Tapi coba kau tarik indera-inderamu. Hangatnya manusia adalah rasa yang membuatku tahu segala-galanya.

Desember 2020

A Letter For U

Dalam perjalananmu, jika kau temukan batu yang begitu besar dan seolah tak dapat dipindahkan, maka itu adalah pertanda-Nya; untuk senantiasa melibatkan-Nya, untuk sekali lagi bersaksi atas keajaiban dan kasih sayang-Nya… Untuk menjadi tak tertandingi seperti diri-Nya.

Tuhan maha bijaksana, dan kebahagiaan adalah kebijaksanaan-Nya untukmu. It happens for you, not to you.

…..

Belakangan muncul dalam benakku kenangan masa lalu dari seseorang yang belum terselesaikan. Aku menyadari betapa aku telah sangat banyak belajar darinya, terutama karena trigger yang diberikan sehingga membangkitkan spiritualitasku.

Awalnya aku tak dapat menjelaskan mengapa aku merasa begitu mengenalnya- nyala yang amat terang, sekaligus kepedihan yang dalam- sesuatu yang tak dapat dipahami oleh nalar manusia.

Kini kutahu bahwa ia adalah sahabat jiwaku. Sahabat jiwa yang seolah membawa cermin satu sama lain sambil berkata: hey lihatlah sisi gelapmu! Dan tentu saja, itu sangat menyakitkan.

Sudah berhari-hari kudapati diriku menangis tersedu, menyadari betapa aku sangat ingin melihatnya bahagia. Aku ingin berterimakasih padanya, meminta maaf karena bersikap seolah-olah aku tidak merasakan kesedihan yang sama, dan mengiriminya cahaya paling terang yang dapat aku ciptakan- dari jarak yang berjauhan.

Aku telah menyadari makna pertemuan kami, dan terutama, jiwanya yang sangat indah. Tidaklah sulit untuk mencintainya, sebab itu juga berarti berani menghadapi dan mencintai diriku sendiri.

Aku akan selalu mencintaimu, sahabatku. Aku ingin kau mewujud menjadi terang sebagaimana kau dilahirkan untuk itu. Aku ingin kau merasakan cinta dan keberlimpahan, sebab kau sangatlah pantas!

Terima kasih sayang, karena telah melintas dalam hidupku. Tak akan pernah cukup surat yang kutulis untuk mengungkapkan perasaanku padamu. Tapi kau harus tahu bahwa kau adalah makhluk yang sangat indah. Kau sangat istimewa!

Desember 2020

Mempersiapkan Diri Untuk Ketidakterbatasan

Selayaknya dirimu adalah wadah dari ketidakterbatasan, cintailah dirimu agar wadah itu menjadi luas dan dalam- mampu menampung lebih banyak cinta.

Maka persiapkanlah wadah yang lebih besar, lebih dalam, sebab pelajaran (upgrade) cinta tidak akan pernah berakhir. Yang ada hanyalah buah-buah (hasil), serta keanekaragaman yang mendekatkanmu pada intelijensi semesta.

Kau tak dapat menjangkaunya dengan perasaan yang berat, padat, dan menekan. Itu bukanlah cinta, lepaskanlah itu. Tetapi dengan ketenangan, kehalusan, kesederhanaan, dan segala sesuatu yang bersifat ekspansif sekaligus menjagamu terhubung pada kesejatian.

Ketahuilah bahwa semesta tidak pernah berkekurangan, Ia hanya memiliki keberlimpahan. Itulah kesejatian, dan itulah diri sejatimu.